spot_img
spot_img
HomeE-InvoicingInvoice Penagihan6 Cara Mengatasi Invoice Tagihan yang Telat Dibayar

6 Cara Mengatasi Invoice Tagihan yang Telat Dibayar

Faktur atau invoice tagihan merupakan hal yang perlu untuk dilakukan pengecekan secara berkala. Dengan begini, bisnis milik akan terhindar dari tunggakan yang mampu memicu kebangkrutan. Sebab, dengan rutin mengecek Anda akan tahu berapa tunggakan invoice

Meskipun setelah mengetahui dalam satu bulan terdapat beberapa invoice dalam jumlah kecil yang belum dibayar, Anda sebaiknya tidak menyepelekan hal tersebut. Bayangkan saja jika masalah yang sama berulang dalam beberapa waktu, pastinya bisnis Anda bisa boncos

Nah, apabila Anda tidak menginginkan kebangkrutan terjadi pada bisnis Anda, maka sebaiknya kesampingkan budaya ‘enggan untuk menagih’ pada mitra bisnis yang memiliki tunggakan dan selesaikan invoice yang terlambat dilunasi melalui 6 cara mudah di dalam artikel ini!

6 Cara Mengatasi Invoice Tagihan yang Telat Dibayar

Mendorong mitra bisnis supaya lekas melunasi faktur penjualan yang telah diberikan pada mereka bisa dibilang bukanlah hal yang mudah. Namun tidak perlu khawatir selama Anda pemilik bisnis yang mengetahui cara-cara mudah dan profesional menurut Entrepreneur.com berikut:

  • Ikuti Prosedur dan Tindak Lanjuti secara Profesional dan Sopan

Langkah pertama untuk mengatasi permasalahan tunggakan invoice pada mitra atau pelanggan adalah dengan tidak terburu-buru mengirimkan email berisi pesan yang tidak menyenangkan, atau bahkan mengancam. 

Alih-alih demikian, Anda sebaiknya tetap mengikuti prosedur yang baik mengenai penerimaan pembayaran. Jadi, pastikan bisnis Anda telah memiliki kejelasan terkait pembayaran, nominal tagihan, pada siapa tagihan ditujukan, hingga alamatnya. 

Apabila Anda tidak memastikan terlebih dahulu hal-hal yang sudah disebutkan, maka pastinya mitra atau pelanggan tertagih akan menganggap bisnis Anda sebagai pihak yang tidak profesional, sehingga kepercayaan mereka pun berkurang. 

Sebaliknya, jika Anda sudah memastikan hal-hal di atas telah jelas dan lengkap namun invoice tagihan tidak kunjung dilunasi, dengan catatan mitra atau pelanggan tengah dalam keadaan darurat dan sedang di luar kota, Anda cukup check-in saja.

Jadi, yang dimaksud dari check-in adalah mengirimkan email singkat menanyakan kabar atau keadaan mereka. Sudah pasti hal ini akan mengetuk kepekaan mereka untuk segera melunasi faktur tagihan yang belum dibayar. 

Intinya, langkah pertama ini fokus pada pemenuhan prosedur dan kejelasan, serta menanyakan kabar pada mitra atau pelanggan tertagih tanpa diikuti dengan kalimat tersurat seputar penagihan, misalnya “telah jatuh tempo”, dan lain sebagainya.

  • Memberikan Penalti atau Diskon

Berikan sedikit tekanan untuk pihak mitra atau pelanggan tertagih melalui adanya penalti, jika mereka terlambat melakukan pelunasan faktur. Tentukan jangka waktu pelunasannya terlebih dahulu sebelum itu, misalnya 1 hingga 4 minggu. 

Lewat adanya penalti, pastinya mereka yang biasa menunda-nunda pembayaran akan lebih tergerak untuk segera melunasi faktur tagihan. Sebab, pastinya mereka telah menghitung kerugian yang mereka dapatkan jika terkena penalti dari bisnis Anda.

Sebagai langkah proaktif untuk mencegah keterlambatan yang sama di faktur penagihan berikutnya, maka Anda bisa menawarkan diskon. Potongan harga ini merupakan hal yang wajar dan biasanya sebesar 1–2% dari jumlah total faktur.

Anda bisa menimbang-nimbang tentang diskon ini, karena meskipun wajar dalam bisnis, mitra atau pelanggan biasanya tidak begitu tertarik dengan insentif. Soal penalti, ini merupakan hal yang menguntungkan sebagai tambahan pemasukan.

Baca Juga: 7 Tipe Invoice Penagihan yang Sering Muncul di Bisnis

  • Menerapkan Pendekatan Bisnis yang Lebih Luwes

Bagaimana jika Anda telah menagih mitra atau pelanggan sesuai prosedur dan tindak lanjut secara profesional dan sopan namun tidak kunjung berhasil? Nah, dalam hal ini, ketegasan dan kecerdasan Anda akan diuji. 

Jadi, tinggalkan pendekatan bisnis yang kaku. Daripada menulis email menggunakan rangkaian kata yang biasa digunakan dalam berbisnis, lebih baik dekati mitra atau pelanggan tertagih menggunakan bahasa ‘orang’, bukan bisnis.

Maksud bahasa ‘orang’ di sini adalah mencantumkan bagaimana rasa kecewa atas tunggakan invoice. Selain itu bisa juga bubuhkan kata-kata halus yang sedikit membahas tentang bagaimana kelanjutan kerjasama bisnis di waktu mendatang. 

  • Melakukan Penagihan, Arbitrase, Mediasi, dan Mengajukan ke Pengadilan

Jika invoice tagihan benar-benar tidak dilunasi oleh mitra atau pelanggan tertagih dalam durasi >90 hari, maka sebaiknya gunakan cara tegas, mulai dari menghubungi orang-orang kantor mereka, misalnya manajer akuntansi. 

Anda bisa menghubungi badan arbitrase demi mengetahui langkah bijak untuk mengajukan kasus. Apabila pihak tertagih tergolong lokal, maka Anda bisa memanfaatkan layanan mediasi bisnis. Jika tidak berhasil, bawa ke pengadilan

  • Menghubungi Biro Pelaporan Bisnis

Anda bisa menghubungi biro pelaporan bisnis untuk melaporkan mitra yang curang. Keluhan ini pastinya bisa memberi mereka ancaman atas kesulitan memperoleh kredit di masa depan. Dengan begitu, ini ampuh agar mereka segera membayarnya. 

  • Melakukan Invoice Factoring

Jika Anda sudah tidak tahan dengan urusan tagih menagih, maka semua faktur terutang yang kini berusia kurang dari 90 hari lebih baik diserahkan saja pada factorer, agar bisnis Anda bisa memiliki pengembalian dana walaupun tidak penuh. 

Manfaatkan E-Invoice Untuk Mudah Melakukan Invoice Financing

Saat ini, banyak pelaku bisnis, terutama UKM/UMKM yang masih awam tentang invoice financing maupun factoring. Padahal, itu sangat berguna jika sewaktu-waktu bisnis membutuhkan dana mendesak namun masih ada invoice atau tagihan tertunggak. 

Dengan invoice financing, maka bisnis Anda bisa mendapatkan suntikan dana dengan menggadaikan invoice atau faktur tagihan yang masih belum lunas. Untuk mempermudah pengajuan invoice factoring, pastinya bisnis memerlukan invoice yang ideal.

Bagaimanakah invoice yang ideal ini? Tentunya memiliki informasi yang lengkap, tersusun secara rapi, tidak ada kekeliruan, dan mudah untuk diakses. Semua ini bisa Anda peroleh melalui e-invoice dari Sahabat Bisnis, dengan keunggulan-keunggulan sebagai berikut:

  • Keefektifan tinggi dasbor interaktif
  • Kemudahan sistem pembayaran 
  • Proses data yang instan
  • Perluasan networking

Dengan e-invoice, maka pihak invoice financing bisa menyeleksi invoice tagihan yang layak untuk dicairkan dengan lebih cepat. Bisnis menjadi lancar dan penagihan pada mitra bisa Anda lakukan lagi lebih gencar!

Invoice Tagihan
spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here