spot_img
spot_img
HomeUncategorized9 Jenis Transaksi Barang di Perusahaan Dagang

9 Jenis Transaksi Barang di Perusahaan Dagang

Transaksi Barang terjadi pada 3 kategori umum, yaitu perusahaan jasa, perusahaan dagang, dan perusahaan manufaktur.

Jika kamu tertarik untuk berbisnis di bidang transaksi barang, maka masuk ke dalam kategori perusahaan dagang. Kegiatan utama dari perusahaan dagang yaitu membeli barang dagangan dari supplier untuk dijual lagi ke konsumen.

Nah, perlu untuk kamu pahami bahwa perusahaan dagang sendiri memiliki beberapa jenis transaksi yang harus ditulis ke masing-masing jurnal berbeda, lho. Apa saja? Simak penjelasan berikut. 

Jenis-Jenis Transaksi Perusahaan Dagang

Kamu yang pemula, wajib mengetahui beberapa jenis transaksi yang sering muncul di perusahaan dagang. Banyaknya jenis transaksi tersebut berguna untuk menghindari adanya kesalahan penulisan dalam kolom debit dan kredit. Agar lebih paham, simak jenis-jenisnya. 

  1. Pembelian Barang Dagangan

Transaksi pembelian barang meliputi pembelian produk dari supplier atau pihak penyedia barang, seperti toko, perorangan, maupun perusahaan, dan membuat purchase order (PO). Lalu, jenis transaksi pembelian barang terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu tunai dan kredit. 

  1. Retur Pembelian & Pengurangan Harga

Transaksi retur pembelian dan pengurangan harga terjadi karena adanya pengembalian produk kepada perusahaan. Pengembalian barang ini disebabkan oleh berbagai hal. Biasanya terjadi karena ditemukan kerusakan, barang yang sampai ke customer tidak sesuai, atau adanya kecacatan. 

Baca juga: Aplikasi Manajemen Stok Barang Manfaat dan Fungsi dalam Bisnis

  1. Penjualan Barang Dagangan

Transaksi barang tidak hanya meliputi pembelian, tapi juga penjualan barang dagangan. Hal ini terjadi ketika ditemukannya kegiatan penjualan barang kepada konsumen, baik itu dibayar secara tunai maupun kredit dan tercatat pada aplikasi manajemen inventory.

  1. Retur Penjualan & Pengurangan Harga
    Hampir serupa dengan transaksi retur pembelian, namun yang membedakan transaksi retur penjualan dan pengurangan harga yaitu dari sisi penjual. Bukan konsumen yang mengembalikan barang kepada perusahaan, melainkan perusahaan yang mengambil barang dari pembeli. Penyebabnya seperti ditemukannya kecacatan, kerusakan, atau hal lainnya. 
  2. Potongan Penjualan dan Pembelian
    Pada transaksi potongan penjualan dan pembelian, pihak perusahaan memberikan diskon ke produk yang dijual kepada konsumen yang melunasi piutang berdasarkan waktu yang telah disepakati.
  3. Beban Angkut Pembelian dan Penjualan
    Transaksi beban angkut pembelian dan penjualan merupakan biaya yang ditanggung oleh pembeli atau perusahaan dagang tersebut. Terkadang, beberapa supplier tidak menanggung biaya angkut barang dari gudang ke perusahaan. Sedangkan, biaya penjualan adalah biaya angkut ketika mengirim barang dagangan ke pembeli dan ditanggung oleh penjual. 
  4. Persediaan Barang Dagangan
    Dalam perusahaan dagang, persediaan barang merupakan aset yang sangat krusial. Sebab, stok tersebut digunakan untuk penjualan dan kegiatan operasional. Informasi akan stok barang terus dimonitor secara ketat. Jika persediaannya banyak, pencatatan barang biasanya menggunakan aplikasi stok inventory untuk mempermudah. Perusahaan sudah sewajibnya menghitung dan mengontrol stok barang dengan baik, akurat, dan teratur.


  5. Pembayaran Utang
    Transaksi pembayaran utang ini bisa terjadi ketika perusahaan meminjam uang kepada pihak lain (misalnya bank) untuk memperoleh modal usaha. Perusahaan wajib melunasi hutang sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.
  6. Pembayaran Piutang
    Transaksi penerimaan piutang biasanya muncul karena terdapat penjualan secara kredit, sehingga menimbulkan piutang. Kamu sebagai pelaku usaha wajib mencatat setiap transaksi baik barang keluar masuk.
Jenis Transaksi Perusahaan Dagang

Transaksi Penjualan Makin Lancar dengan Inventory Manajemen yang Akurat

Kelancaran transaksi di perusahaan dagang ini berhubungan langsung dengan ketersediaan dari stok barang. Jika stok sedang kosong namun penjualan sedang tinggi, maka bisa mengecewakan pelanggan. Kamu pasti tidak mau hal ini terjadi kan? 

Karena itu, fitur dari inventory manajemen Sahabat Bisnis bisa menjadi solusi untuk memantau stok barang. Hasil yang diberikan pun akurat hanya dengan memantau aktivitas penjualan. Persediaan barang tercatat secara otomatis dan cepat. Kamu tidak butuh mengeluarkan banyak tenaga dan waktu untuk melacak stok. 

Setelah dimanjakan dari segi keakuratan dan kecepatan, kamu juga bisa memaksimalkan kinerja aplikasi dengan memanfaatkan berbagai fitur menarik yang ditawarkan. Berikut beberapa fitur inventory manajemen yang bisa kamu gunakan:

  • Dasbor Manajemen
  • Manajemen Produk
  • Manajemen Gudang (Multiple Warehouse)
  • Pengalihan Inventaris
  • Stock Opname
  • Rekonsiliasi

Cuma butuh waktu hitungan detik, ketersediaan stok sudah tercatat tanpa repot! Setiap proses checkout dari konsumen baik online maupun offline, akan secara otomatis dihapus dari stok yang terdaftar.

Setelah itu, seluruh datanya diperbaharui sehingga kamu tak perlu lagi menginput data satu persatu. Mudah sekali kan? Hanya dengan sign up dari sekarang, kamu bisa langsung menggunakan fitur-fitur yang tersedia pada Sahabat Bisnis. 

Transaksi barang pun lancar, pekerjaan lebih cepat selesai. Semakin mudah kelola stok barang dengan Sahabat Bisnis. Tak lagi habiskan banyak waktu dan tenaga. Gunakan inventory manajemen Sahabat Bisnis biar bisnismu cuan terus! Coba gratis dan daftar sekarang. 

Jenis Transaksi Perusahaan Dagang
spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here