Cara Menghitung Laba Rugi di Laporan Keuangan

0
354
Laba Rugi

Apakah kamu pernah mendengar istilah laporan laba rugi? Di dunia bisnis dan perdagangan, istilah ini tidak asing terdengar. Peranannya sangat penting karena digunakan sebagai acuan terkait kondisi finansial sebuah bisnis yang sedang dijalankan. 

Laporan mengenai laba dan rugi ini menyajikan informasi mulai dari, pengeluaran, pendapatan, serta profit atau rugi yang dihasilkan perusahaan selama periode tertentu. Biasanya, laporan dibuat pada akhir tahun atau akhir periode. Informasi akan laba dan rugi ini juga dapat memudahkan para investor dalam membaca serta memahami kinerja perusahaan. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui pengertian, struktur dan cara menghitungnya. 

Apa Itu Laba Rugi? 

Laporan mengenai laba rugi adalah laporan keuangan yang memberikan ringkasan meliputi pendapatan, pengeluaran, dan laba/rugi perusahaan selama periode waktu tertentu. Seperti yang telah dijelaskan secara singkat tadi, laba dan rugi dapat  menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan penjualan, mengelola pengeluaran, dan menciptakan keuntungan.

Apa Saja Struktur Laporan Laba dan Rugi? 

Laporan laba rugi perusahaan digambarkan selama periode waktu tertentu, biasanya satu bulan, kuartal, atau tahun fiskal. Kategori utama yang biasanya kamu temukan di laba dan rugi, meliputi:

  • Pendapatan (atau Penjualan)
  • Harga Pokok Penjualan (atau Harga Pokok Penjualan)
  • Beban Penjualan, Umum & Administrasi
  • Pemasaran dan Periklanan
  • Teknologi/Penelitian & Pengembangan
  • Beban bunga
  • Pajak
  • Batas pemasukan

Cara Menghitung Laba Rugi 

Cara menghitung keuntungan dan kerugian tidak begitu sulit. Pendapatan yang kamu peroleh dari berjalannya bisnis dapat dihitung sebagai penjualan, laba kotor, atau laba bersih. Berikut masing-masing pengertian dari istilah tersebut:

  • Penjualan: Pendapatan dari bisnis sebelum kamu membayar biaya seperti harga pokok penjualan (HPP) diskon, atau komisi staf, serta biaya tetap dan variabel.
  • Laba kotor: Penjualan setelah membayar HPP dan diskon atau komisi staf, tetapi sebelum membayar biaya tetap dan variabel.
  • Laba bersih: Laba kotor setelah membayar biaya tetap dan variabel.

Kamu bisa memaksimalkan keuntungan dengan meningkatkan aktivitas penjualan, meninjau, dan meminimalkan pengeluaran. Setelah memahami istilahnya, kamu wajib mengetahui beberapa rumus yang biasanya digunakan berikut. 

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Menghitung Laporan Laba Rugi
Menghitung Harga Pokok Penjualan. Image: shutterstock

Rumus HPP

Rumus dari menghitung harga pokok penjualan yaitu persediaan awal – pembelian bersih – persediaan akhir. Contoh kasusnya, seperti:

Persediaan Awal Barang Tahun 2021 = Rp. 200.000.000,-

Pembelian baru selama Tahun 2021 = Rp. 400.000.000,-

Persediaan Akhir Barang Tahun 2021 = Rp. 100.000.000,-

Penyelesaian :

HPP = Rp. 400.000.000 + Rp. 200.000.000 – Rp. 100.000.000

HPP = Rp. 500.000.000,-

Jadi, Anda menjual produk dagangan sebesar Rp. 500.000.000,- selama tahun 2021 dan hanya menyisakan barang dengan nilai sebesar Rp. 100.000.000,- pada tanggal 31 Desember 2021.

Baca juga: Rumus Menghitung Cash Flow Agar Bisnis Berjalan Mulus

Rumus Penjualan Bersih

Rumus yang digunakan yaitu Penjualan bersih = penjualan-potongan penjualan-retur penjualan. Contoh kasus:

Jika kamu memiliki penjualan kotor sebesar Rp100.000 dikurangi Rp 5.000 dalam diskon penjualan, Rp1.000 dalam potongan penjualan, dan Rp1.000 dalam retur penjualan, penjualan bersih Anda adalah Rp 93.000.

Rumus Laba Kotor

Dalam menghitung laba kotor, rumus yang digunakan adalah (penjualan bersih – harga pokok penjualan).  Contoh kasusnya:

Berdasarkan laporan laba rugi di tahun 2021, bisnis yang kamu jalankan memiliki pendapatan sebesar Rp 100.000.000. Setelah dihitung, HPP dari toko kuenya selama tahun 2021 adalah sebesar Rp 20.000.000. Jadi laba kotor yang didapatkan di tahun 2021 adalah: Rp 100.000.000 – Rp 20.000.000 = Rp 80.000.000

Rumus Laba Bersih

Jika kamu ingin mengetahui laba bersih, maka cara menghitungnya (laba kotor – beban usaha (biaya operasional + biaya non operasional)). Contoh kasus: 

Bisnis yang kamu jalankan memiliki margin pendapatan bersih sebesar 20% dengan pendapatan sebesar Rp50.000.000. Maka rumus laba usaha atau rumus laba perusahaan yang bisa digunakan untuk menghitung adalah:

Laba bersih = margin bersih x pendapatan

20% x Rp50.000.000 = Rp10.000.000 (laba bersih) 

Pilih Sahabat Bisnis untuk Mempermudah Bikin Laporan Laba Rugi! 

Mengetahui berapa angka dari laba rugi yang didapat dari bisnis yang dijalankan sangatlah penting. Hal ini berlaku untuk bisnis di bidang apa saja, baik jasa, penjualan, dan lainnya. Sebab, kamu bisa mengetahui apakah bisnis dapat bertahan dan membantu untuk mengambil keputusan di masa mendatang. 

Laporan mengenai laba dan rugi ini tentu berhubungan dengan hasil penjualan, pembelian stok, hingga invoice yang ditagihkan kepada customer. Namun, para pebisnis terutama yang menjalankan perusahaan besar menggunakan pilihan alternatif agar penghitungan jadi lebih ringkas dan efisien. 

Produk seperti e-invoice dan inventory manajemen dari Sahabat Bisnis bisa kamu andalkan. Kamu tak perlu lagi menginput data satu per satu. Sebab, semuanya tercatat dan terhitung secara otomatis di dalam aplikasi. Kamu dapat menikmati berbagai keunggulannya, seperti:

  • Mudah digunakan karena tampilan user interface yang simple
  • Tidak butuh waktu lama dalam memproses data sehingga bisa lebih menghemat waktu
  • Tidak lagi sulit dalam menghitung arus keuangan
  • Tersedianya banyak pilihan bank dan multi layanan membuat sistem pembayarannya jadi mudah
  • Kesempatan dalam memperluas networking dengan ekosistem SaBiNetwork.

Bisnis yang sehat merupakan cerminan contoh laba rugi yang seimbang. Sahabat Bisnis adalah platform yang tepat untuk membantu kelancaran bisnis. Kamu bisa mencobanya secara gratis dengan buat akun dari sekarang untuk menikmati fitur-fiturnya. 

Sekarang, membuat laporan laba rugi tak perlu habiskan banyak waktu dan sumber daya. Hanya dengan koneksi internet, kamu bisa mengakses data mengenai ketersediaan stok, penagihan, dan lainnya dimana pun dan kapan pun. Cocok bagi pebisnis pemula yang baru memiliki sedikit pengalaman.

Pilih Sahabat Bisnis agar bisnismu cuan terus! Tertarik untuk mencoba fitur dan kemudahannya? Yuk, daftar sekarang!

Laporan Laba Rugi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here