spot_img
spot_img
HomeLainnyaTips BisnisIni Dia Jenis-jenis Bantuan UMKM dari Pemerintah

Ini Dia Jenis-jenis Bantuan UMKM dari Pemerintah

Apa kamu seorang pengusaha yang sedang butuh tambahan modal? Tahukah kamu jika pemerintah mulai memberikan perhatian lebih kepada pengusaha kecil?

Pemerintah kini menyediakan bantuan UMKM untuk para pengusaha tersebut. Bantuan ini berupa pendanaan sampai pelatihan. 

Namun, kali ini yang akan dibahas adalah bantuan dalam bentuk pendanaan. Supaya pengusaha kecil dan menengah dapat mengembangkan bisnis mereka.

Hal ini karena UMKM mempunyai pengaruh besar terhadap perekonomian negara. 

Usaha kecil merupakan penyumbang PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar dengan kisaran hingga 61 persen. Serta mampu menyerap 97 persen tenaga kerja.

Setiap kali negara menghadapi krisis, UMKM menjadi benteng terakhir dalam menjaga kondisi perekonomian nasional.

Selain itu UMKM juga berkontribusi dalam upaya pemerataan ekonomi di tengah masyarakat.

Itulah mengapa pemerintah memberikan bantuan, agar UKM dapat berkembang. Serta jumlahnya dapat terus bertambah.

Jenis Bantuan UMKM dari Pemerintah 

Pada sisi lain para pengusaha kecil dan menengah juga sering menghadapi masalah tertentu yang membuat mereka rugi bahkan ada yang sampai gulung tikar.

Salah satu permasalahan yang sering dialami para pengusaha kecil adalah modal usaha. 

Sedangkan, tidak semua pengusaha UMKM mendapatkan akses permodalan melalui perbankan.

Akhirnya mereka harus mencari sumber pendanaan lain di luar lembaga perbankan. 

Bagi pengusaha kecil bantuan UMKM ini bisa sangat berarti. Juga menjadi bukti bahwa pemerintah masih memperhatikan kemajuan usaha kecil milik rakyat. 

Kalau begitu kamu juga harus tahu jenis-jenis bantuan dari pemerintah . 

Apa saja jenis bantuan yang pemerintah keluarkan untuk UMKM?  Berikut ini bantuan yang bisa pengusaha UMKM dapatkan:

1. Program PEN

Pemerintah meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menangani pandemi COVID-19. 

Sebenarnya apa tujuan dari bantuan ini? Program ini memiliki tujuan untuk mempertahankan serta meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat.

Salah satu fokusnya adalah untuk membantu UMKM dengan penghasilan rendah. Bantuan ini pun terus berlanjut sampai tahun 2022 sekarang. 

Bentuk bantuan ini berupa kebijakan. Ada restrukturisasi kredit dan peningkatan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).

RPIM ini berkaitan dengan porsi penyediaan dana dari Bank, baik itu Bank Umum Konvensional, Syariah, dan juga Unit Usaha Syariah.

Selain RPIM, melalui PEN pemerintah juga membentuk holding BUMN dengan BRI (Bank Rakyat Indonesia) sebagai induk usahanya. Untuk menyediakan pembiayaan ultra mikro (UMi).

UMi merupakan tahap lanjut dari program bantuan sosial yang kemudian menjadi program kemandirian usaha. 

Sasarannya adalah para pengusaha mikro yang belum terfasilitasi bantuan perbankan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Lembaga yang ditunjuk untuk menyalurkan UMi di antaranya ada, PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani, dan PT Bahana Artha Ventura. 

2. Subsidi Bunga KUR

Awal tahun 2022, pemerintah mengeluarkan kebijakan subsidi bunga KUR menjadi 3 persen. Bunga jadi lebih rendah dari yang sebelumnya sebesar 9 persen.

Berapa plafon pinjamannya? Plafon pinjamannya yaitu sekitar Rp 2 juta – Rp 50 juta dengan tenor cicilan 3 dan 5 tahun. 

Selanjutnya untuk KUR Ritel di atas  Rp 25 juta sampai Rp 500 juta.

KUR bagi TKI yang akan bekerja di luar negeri mendapatkan limit pinjaman sebesar Rp 25 juta dengan tenor maksimal 1 tahun.

Lalu untuk KUR Kecil limit pinjaman jadi Rp 25 juta sampai Rp 500 juta dengan jaminan serta tenor cicilan selama 4 dan 5 tahun. 

Siapa saja sih yang bisa mengajukannya?

KUR Mandiri ini dapat diajukan oleh pengusaha UMKM, calon TKI yang akan penempatan kerja, calon pegawai magang di luar negeri, TKI yang sempat bekerja di luar negeri tetapi kena PHK, pemilik UMKM di daerah perbatasan, dan kelompok usaha. 

Jika kamu tertarik untuk mengajukan KUR sebaiknya segera lakukan tahun ini. Karena subsidi bunga 3 persen kemungkinan akan berakhir di bulan Desember 2022. 

Setelah itu rencananya bunga kredit akan berubah menjadi 6 persen. 

Baca juga: Contoh Usaha UMKM untuk Ibu Rumah Tangga

3. BPUM/ BLT UMKM

Bantuan UMKM selanjutnya ada BPUM (Banpres Produktif Usaha Mikro) yang saat ini disebut BLT UMKM. Sebagai pengusaha, kamu sudah tahu belum pinjaman ini?

Bantuan ini berupa uang yang diperuntukan bagi pengusaha mikro. Besaran dana bantuan yang cair saat ini yaitu sebesar Rp 1,2 juta per penerima. 

Dana tersebut disalurkan melalui pemerintah daerah. Namun besaran ini dapat berubah-ubah tergantung kebijakan.

Apa kamu ingin mengajukannya? Sebaiknya kamu terus mengikuti pemberitaan dan informasi mengenai BLT UMKM, ya. 

Cari tahu apa saja syaratnya dan kapan bantuan akan cair.

Adapun syarat pengajuan BLT UMKM yaitu, WNI, bukan ASN, pegawai BUMN atau BUMD, dan juga buka TNI/Polri. 

Kamu juga harus punya KTP dan Surat Izin Usaha.

Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan dokumen surat usulan calon penerima BPUM. Serta tidak sedang menerima KUR.

Status penerimaannya dapat dipantau melalui laman https://eform.bri.co.id/bpum

4. BT-PKLW

BT-PKLW merupakan singkatan dari Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung. Program ini pertama kali diluncurkan pada bulan Oktober 2021.

Bantuan yang diberikan pertama kali sebesar Rp1,2 juta. Kemudian menjadi Rp600.000 per orang yang ditujukan untuk PKLW dan nelayan.

BT-PKLW ini merupakan bantuan yang diberikan kepada pengusaha mikro yang belum bisa mendapatkan BPUM.

Itu dia jenis-jenis bantuan UMKM dari pemerintah. Bentuknya ada yang berupa kebijakan subsidi, kredit usaha, dan juga bantuan langsung tunai.

Harapannya melalui bantuan ini pengusaha dapat terus menjalankan bisnisnya. Serta agar roda perekonomian terus berputar.

Beberapa program yang termasuk bantuan langsung tunai (BLT) dilaksanakan secara bergelombang. Dalam satu tahun kemungkinan bisa 2 sampai 3 kali pencairan dana. 

Syaratnya tetap sama, namun besaran dana yang cair bisa berubah. Jadi sebaiknya kamu terus memantau berita terbaru mengenai program BLT terbaru.

Baca juga: Kenali 3 Kriteria UMKM yang Mudah Berkembang dan Sukses

Selain itu, mulai kembangkan bisnis UMKM kamu dengan penerapan teknologi agar usaha dapat berjalan lebih efisien dan produktif. Salah satu teknologi termudah yang bisa kamu terapkan adalah penggunaan Invoice Digital.

Invoice Digital akan memudahkan pengusaha dalam mengelola tagihan. 

Proses pembuatan lebih cepat sehingga pelanggan bisa menyelesaikan pembayaran dengan cepat pula. Kamu bisa menggunakan Invoice Digital dari Sahabat Bisnis

Pengelolaan dokumentasi invoice juga jadi lebih rapi. Berbeda dengan invoice manual yang sering tercecer dan akhirnya hilang. 

Jadi mau coba gratis fitur Invoice Digital dari Sahabat Bisnis? Segera kunjungi websitenya ya? 

buat invoice digital gratis
spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here