spot_img
spot_img
HomeLainnyaTips BisnisIntip Bagaimana Go Digital Mendorong UMKM Naik Kelas

Intip Bagaimana Go Digital Mendorong UMKM Naik Kelas

UMKM naik kelas dapat direalisasikan dengan digitalisasi atau go digital. Berdasarkan pada laporan hasil riset yang Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) rilis, di tahun 2021 – 2022 sebanyak 210 juta orang Indonesia aktif menggunakan internet. 

Namun sayangnya, jika mengacu pada survey Badan Pusat Statistik (BPS) hanya ada 34,10% pelaku usaha di Indonesia yang berjualan secara online atau digital. Sisanya, sebanyak 65,90% masih menggunakan cara konvensional.

Padahal dengan banyaknya pengguna internet di Indonesia seharusnya dapat menjadi peluang bagi penggiat UMKM untuk mulai merambah dan membangun bisnisnya di dunia digital. 

Dengan memanfaatkan dunia digital dengan maksimal, maka akan membantu UMKM dapat melesat dan menjangkau lebih banyak pangsa market. 

Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kerjasama semua pihak, tak hanya pelaku usaha  namun juga pemerintah untuk bersinergi memajukan UMKM Indonesia di ranah digital.

Ketahui Parameter Kriterianya!

Untuk mendukung terus pertumbuhan UMKM di negeri ini agar naik kelas, pemerintah terus berupaya agar UMKM dapat terus menciptakan inovasi. Salah satunya adalah dengan mendorong UMKM dapat beradaptasi dan mulai digitalisasi. 

Mengutip dari laman resmi Kominfo berdasar pernyataan Kementerian Koperasi dan UKM, dari 64,2 juta UMKM yang ada, telah berhasil menyumbangkan pada nilai PDB Indonesia > 60 persen. 

Namun, baru 8 juta UMKM yang telah go digital. Tak mengherankan bila pemerintah memiliki target untuk menjadikan 30 juta bisnis UMKM di Indonesia naik kelas dengan merambah ranah digital di tahun 2024.

Memangnya apa saja kriteria untuk UMKM naik kelas?

  • SDM yang Berkualitas

Bagaimanapun, UMKM dijalankan oleh manusia-manusia yang biasa disebut sebagai karyawan atau kamu sebagai pemilik usaha. Dengan memiliki SDM yang berkualitas, maka dapat mengelola usaha menjadi lebih berkembang. 

Ibarat kata usaha kamu telah berada di tangan orang-orang yang tepat. Untuk meningkatkan kualitas SDM, kamu dapat memberikan pelatihan yang dapat memberi sumbangsih ke kemajuan UMKM.

  • Customer Oriented

Customer oriented berarti pelanggan adalah fokus utama, yang artinya UMKM wajib memberikan service yang excellent. Salah satu parameter kesuksesan sebuah UMKM dari profit yang terus mengalami pertumbuhan. 

Perlu diingat jika sumber datangnya prodit itu adalah para pelanggan. Jika UMKM mampu memuaskan pelanggan dengan pelayanan terbaiknya, tak heran jika pelanggan menjadi setia.

  • UMKM yang Adaptif

UMKM yang mampu bertahan lama adalah mereka yang tak kalah dan payah melawan zaman. Mengingat zaman terus berkembang, tren selalu berubah, kebutuhan market pun menjadi lebih beragam. Untuk itu, UMKM harus adaptif dan dinamis. UMKM yang gagal bersaing adalah mereka yang tak mampu melakukan penyesuaian pasar.

  • Memaksimalkan Penggunaan Teknologi

UMKM naik kelas dapat ditandai juga dengan sampai mana mereka telah go digital dan memanfaatkan teknologi. Sebab seperti yang kita tahu, teknologi diciptakan untuk memudahkan aktivitas manusia termasuk di ranah bisnis. 

Teknologi yang dimanfaatkan dapat berupa pencatatan keuangan atau software untuk memudahkan transaksi. Selain itu juga bagaimana UMKM aktif memasarkan produk usahanya di e-commerce ataupun berbagai platform sosial media yang ada. Karena dengan digital marketing, UMKM dapat menjaring lebih banyak pelanggan dan meningkatkan pendapatan.

Baca juga: Kenapa Manajemen Keuangan UMKM Penting? Ini Alasannya!

Go Digital Dorong UMKM Dapat Naik Kelas

umkm naik kelas

Bagi sebuah bisnis UMKM, merambah dunia digital adalah sebuah keniscayaan. Sesuatu yang memang tak dapat dielakkan lagi. Digitalisasi memudahkan UMKM untuk naik kelas.

Karena bisnis UMKM jadi dapat menjangkau konsumen dan sebaliknya, sehingga dalam proses transaksi yang mudah dapat menghasilkan banyak keuntungan. 

Bagaimanapun upaya untuk membuat UMKM go digital adalah dengan tujuan meningkatkan jumlah transaksi yang berimbas pada profit.

Terbukti, berdasarkan pernyataan Hadi Koe, Head of Marketing Grab Food & Grab Mart. Ia menyatakan pada Detikcom, bahwa  hasil survei yang dilakukan Grab sebagai mitra UMKM menunjukkan penjualan UMKM dapat meningkat hingga 15 persen setelah melakukan digitalisasi

Inilah beberapa hal yang menguntungkan bagi UMKM yang Go Digital:

  • Mudah Memperluas Pasar

Masalah yang kerap dihadapi UMKM untuk dapat berkembang adalah kesulitan memperluas pasar. Namun, dengan digitalisasi UMKM dapat lebih leluasa dalam menjangkau pasar  yang lebih luas.  

  • Hemat Biaya Operasional

Dengan digitalisasi dapat menghemat pengeluaran UMKM untuk biaya operasional. Tak perlu menambah toko fisik untuk dapat menjual produk UMKM karena bisa dipasarkan di berbagai platform online. Meski ada biaya admin tetap saja tak semahal dibanding  melakukan promosi konvensional.

  • Potensi Omset Meningkat

Kemudahan transaksi digital tentu sangat membantu konsumen yang ingin berbelanja produk UMKM. Tentu saja akan memudahkan UMKM meraih omzet yang lebih tinggi. Go digital membuat orang-orang lebih mengenal bisnis kamu,hal itu membawa potensi pelanggan.

  •  Lebih Efisien  

Segalanya jadi lebih efisien dengan digitalisasi UMKM. Pemasaran melalui platform social media, penjualan melalui e-commerce, pencatatan keuangan dan pembuatan invoice pun dapat melalui digital. Efisiensi ini tentu tak cuma memudahkan pelanggan, tapi juga pelaku usaha.

Untuk mendukung digitalisasi UMKM, kamu bisa memulai beralih ke penggunaan invoice digital. Sudah saatnya meninggalkan cara manual yang beresiko tercecer, hilang dan rusak. 

Kemudahan menggunakan Invoice Digital, kamu dapat memantau semua tagihan dalam satu dashboard. Bersama Sahabat Bisnis (SABI), nikmati mudahnya proses buat tagihan hingga 5x lebih cepat dari cara konvensional.

Selain itu, untuk mendukung UMKM naik kelas, SABI bekerja sama dengan kaya.id untuk memberikan Invoice Financing yang dapat diajukan di laman resmi KAYA. Akses informasi lengkapnya di sini.

spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here