spot_img
spot_img
HomeLainnyaTips BisnisKenali 3 Kriteria UMKM yang Mudah Berkembang dan Sukses

Kenali 3 Kriteria UMKM yang Mudah Berkembang dan Sukses

Ditengah gempuran munculnya usaha baru dari UKM/UMKM, para pemilik usaha harus pandai dan cerdas menentukan bentuk usahanya. Dengan memiliki kriteria UMKM dan strategi yang matang, tentu akan semakin mudah untuk mengembangkan dan mensukseskan usaha yang akan dibangun. 

Namun dalam memulai suatu bisnis, kamu perlu memenuhi beberapa kriteria UMKM yang menjadi indikator bisnis kamu akan mudah berkembang dan sukses. berikut informasinya

3 Kriteria UMKM yang Mudah Berkembang dan Sukses

  1. Menentukan Lokasi Bisnis UMKM

Pemilihan lokasi yang tepat dan strategis menjadi hal yang penting agar usaha UMKM mampu berjalan dan memiliki banyak pelanggan. Ada 4 lokasi strategis yang bisa diperhatikan. 

  • Banyak Orang Mudah Melihat Lokasi

Para konsumen dan pelanggan akan menengok langsung produk yang dijual jika lokasi usaha UMKM kita mudah dijangkau dan banyak orang yang melihatnya.

  • Terjangkaunya Akses Lokasi

Salah satu daya tarik pelanggan adalah terjangkaunya akses usaha kita dalam pemenuhan kebutuhan mereka.

  • Target Pasar yang Dekat dengan Lokasi

Target pasar yang dekat dengan lokasi usaha ini tentu akan menguntungkan bagi para pemilik usaha. 

  • Legalitas dan Kejelasan Perizinan

Legalitas dan kejelasan perizinan akan memudahkan proses usaha, baik bagi pemilik usaha maupun pelanggan. Hal inipun agar tidak menimbulkan problematika dikemudian hari, menjadikan ketentraman dalam menjalankan usaha pula.

Baca juga: Inilah 10 Tips Cerdas Wajib Pajak UMKM

  • Lingkungan Kondusif

Lingkungan di sekitar tempat usaha seperti macet, ataupun menyeramkan harus dipertimbangkan. Sebab lingkungan yang kondusif ini mempengaruhi minat orang-orang untuk berkunjung ke tempat usaha. 

2. Pilihlah Urutan Prospek Usaha yang Bagus bagi Bidang Usaha UMKM 

Lima rekomendasi bidang usaha yang menggiurkan ketika hendak membuat UMKM:

  • Bidang Kurir atau Pengiriman Barang

Semakin pesatnya dunia digital dan juga proses jual beli secara online maka hal ini, berbanding lurus dengan peningkatan layanan kurir atau jasa pengiriman barang. Bidang ini memberikan peluang yang amat besar bagi yang hendak memulai usaha. 

  • Bidang Fashion

Bisnis di bidang fashion menjadi salah satu contoh usaha yang sukses, karena dunia fashion termasuk ke dalam salah satu kebutuhan skamung manusia, dimana kebutuhan primer ini akan selalu memiliki peminatnya sepanjang waktu.

  • Bidang Makanan atau Kuliner

Inovasi dan kreativitas pelaku usaha UMKM dalam bidang makanan atau kuliner ini tentu menjanjikan peluang yang cukup besar guna meraih keuntungan besar. selain kualitas perlu adanya gebrakan baru bagi para pelaku UMKM dalam bidang usaha ini.

  • Bidang Perawatan Diri

Bidang perawatan diri yang semakin membanjiri dunia salah satunya lewat make up dan skincare. dewasa ini, tidak hanya perempuan yang meminatinya, kaum adam pun semakin merawat diri mereka dengan segala produk terobosan baru.

Namun, bukan hanya lewat produk, bisnis ini bisa merambah menjadi pilihan lainnya yaitu: membuka salon, SPA, menjadi penata rias, dan lain sebagainya.

  • Bidang Kerajinan Tangan

Fungsi dan ekonomis ditambah estetika yang dijanjikan dalam bidang ini mampu menarik pelanggan untuk berbondong-bondong memblinya. Faktanya bidang ini menjadi terobosan baru ketika hendak memulai usaha.

3. Serius Mengelola Usaha Agar Berkembang Dan Sukses

Setelah menemukan lokasi yang strategis dan menentukan jenis usaha yang akan dipilih, kriteria UMKM selanjutnya yang harus dipelajari lebih dalam adalah mengenai jenis-jenis usaha yang potensial. Berikut strategi pengembangan dan langkah-langkah agar usaha menjadi semakin berkembang dan sukses. 

5 Strategi Pengembangan UMKM yang Harus Ketahui

1. Menentukan Harga Sesuai Kualitas

Modal, pengeluaran dan juga tenaga yang dikeluarkan patut dipertimbangkan, catat juga kualitas yang diberikan sesuai dengan harga yang akan di jual. 

2. Memilih Sistem Promosi yang Efektif

Menceritakan tentang produk dari usaha tersebut melalui cara-cara promosi yang efektif. Era digital ini bisa digunakan sebagai sarana promosi efektif, dari berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube dan Juga Tiktok.

3. Berinovasi dalam Bisnis

Inovasi dalam usaha juga bertujuan untuk membuat produk kamu berbeda dengan kompetitor dan juga menjamin pelanggan tidak bosan dengan produk selama ini.

4. Mengenali Kompetitor

Mempelajari apa saja yang menjadi kelebihan serta kekurangan kompetitor lalu membandingkan dengan bisnis yang dijalani. Tutup faktor yang menjadi kekurangan kompetitor itu melalui kelebihan dari usaha yang dimiliki, sehingga konsumen akan memilih produk kita. 

5. Menggunakan Fasilitas Pinjaman Usaha

Jika ide-ide cemerlang sudah ada di dalam otak, tapi terkendala dengan dana dan modal. Tidak perlu gelisah karena pelaku UMKM bisa melakukan pinjaman usaha dari berbagai sumber yang dijanjikan pemerintah. 

Baca juga: 10 Jalan Mendapatkan Modal UMKM

Pastikan kita telah melakukan berbagai langkah pengembangan guna mensukseskan UMKM yang hendak atau sedang dijalani. Tak bisa dipungkiri jika pelaku usaha UMKM konsisten dan menerapkan berbagai strategi diatas, maka keajaiban keuntungan dan kesuksesan akan berada di depan mata. Perlu diingat bahwa usaha seperti ini tidaklah instans, perlu adanya jerih payah yang sungguh-sungguh, tekad yang kuat, melawan rasa malas dan giat, serta yakin dengan segala proses.

Demikian kriteria UMKM serta strategi pengembangan yang harus kamu ketahui. Dalam menjalankan usaha UMKM, ada satu hal lain yang perlu diperhatikan juga, yaitu invoice digital. Sebagai rekomendasi, kamu bisa menggunakan software invoice dari Sahabat Bisnis.

Nikmati berbagai fitur terbaik yang pastinya bermanfaat untuk bisnismu. Sahabat Bisnis juga akan merilis invoice financing yang akan membantu bisnismu berkembang melalui peminjaman modal.

Invoice financing ini merupakan sebuah bentuk pinjaman jangka pendek yang menggunakan jaminannya adalah tagihan invoice yang belum dibayar.

Menariknya, Jumlah pada faktur yang belum terbayar bisa menjadi jumlah pinjamanan yang hendak diajukan. Sangat menarik, bukan? 

Kriteria UMKM
spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here