spot_img
spot_img
HomeE-InvoicingKenali Usaha Mikro Kecil Menengah Go-Digital

Kenali Usaha Mikro Kecil Menengah Go-Digital

Tidak dapat dipungkiri, usaha mikro kecil menengah atau UMKM di Indonesia masih tergolong tertinggal dari segi perkembangannya. Mengapa demikian? Sebab cukup banyak pelaku UMKM di Indonesia yang belum mengenal teknologi dan digitalisasi dengan baik. 

Hal ini dibuktikan dari situs resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang menyatakan bahwa sebelum pandemi, persentase jumlah pelaku UMKM yang menggunakan platform e-commerce sebagai jalan memasarkan produknya hanya sekitar 16%. 

Nah, maka demikian, semenjak tahun 2020, pemerintah mulai menggalakkan UMKM go-digital yang menunjang aktivitas usaha tersebut lewat pembangunan beragam sarana infrastruktur fisik maupun digital, sampai menghilangkan beragam hambatan dalam regulasi. 

Dengan gencarnya UMKM go-digital serta dorongan online dari dampak pandemi COVID-19, kini keadaan yang serba online ini memicu pelaku UMKM agar siap beradaptasi. Nah, sejalan dengan hal tersebut, mari mengenal UMKM go-digital dalam artikel ini!

Apa Itu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Go-Digital?

UMKM go-digital merupakan ajakan dari pemerintah NKRI sejak tahun 2020 agar pelaku bisnis mikro kecil dan menengah atau rumahan bisa segera mengalihkan sistem usaha mereka menjadi online. Hal ini dikarenakan UMKM adalah roda perekonomian NKRI. 

Dalam praktiknya, UMKM go-digital merupakan suatu usaha atau bisnis rumahan yang mana sistem pemasaran maupun penjualannya dijalankan lewat internet, memanfaatkan platform digital. Singkat kata, UMKM go-digital dapat disebut usaha atau bisnis rumahan daring.

Bagaimana Penerapan UMKM Go-Digital?

Usaha Mikro Kecil Menengah
UMKM Go Digital. Sumber foto: ekon.go.id

Sejauh ini, penerapan UMKM go-digital sudah semakin baik. Baik pemerintah, para technopreneur, hingga pelaku UMKM menerapkan cara mereka masing-masing dalam mewujudkan UMKM go-digital. Berikut adalah diantaranya:

  • Pemerintah

Untuk menerapkan UMKM go-digital, upaya yang dilakukan adalah membangun jaringan fiber optik Palapa Ring, lalu Menara BTS, serta jaringan internet dalam wilayah 3T. 

Selain itu perluasan 4G pun dilakukan, sembari mengembangkan 5G, meluncurkan satelit SATRIA, membangun sejumlah pusat data nasional, sampai sarana diklat untuk Digital Talent dan Digital Technopreneur. 

  • Para Technopreneur

Banyak technopreneur lokal kini turut meramaikan penerapan UMKM go-digital. Ini terbukti lewat menjamurnya fintech dan platform yang mendukung pengembangan UMKM. Mulai dari pinjaman hingga tools pendukung operasional usaha mikro kecil menengah

  • Pelaku UMKM

Pelaku UMKM sendiri menerapkan go-digital dengan belajar dan mengadaptasikan sistem usaha dalam ranah daring. Dari rutin mengikuti pelatihan usaha secara digital, hingga memanfaatkan sarana dari pemerintah maupun para technopreneur

Tips Sukses UMKM Go-Digital bagi Pelaku Usaha 

Adanya UMKM go-digital menjadi tantangan baru untuk pelaku usaha mikro, kecil, maupun menengah. Dengan begitu, supaya mereka bisa sukses dalam menjalankannya, diperlukan implementasi tips-tips transformasi digital sebagai berikut:

  • Mendorong Kolaborasi dan Menghilangkan Silo Mentality

Semakin baik kerjasama antar tenaga kerja di suatu lingkungan usaha, semakin efisien pencapaian target. Untuk menerapkan kerjasama yang baik antar tenaga kerja, maka diperlukan revolusi mental.

Jadi, mulailah membiasakan kolaborasi antar tim atau divisi dan tinggalkan silo mentality (ketidakmauan untuk membagikan informasi pada tenaga kerja atau tim/divisi lain). 

  • Memberdayakan Tenaga Kerja dengan Data

Data merupakan kunci pendorong keputusan usaha yang akurat. Sebagai pelaku usaha mikro kecil menengah, Anda sebaiknya mengimplementasikan teknologi yang mengizinkan tim atau divisi mengekstrak wawasan dan nilai dari beragam kumpulan data. 

Kini, untuk membantu tenaga kerja dalam pemrosesan kumpulan data yang semakin banyak dan kompleks, Anda bisa memanfaatkan alat atau tools pengumpulan data. Misalnya, Anda bisa menggunakan e-invoice untuk urusan faktur. 

  • Memastikan Integrasi Sistem Bisnis Berjalan Mulus

Antara e-commerce, aplikasi keuangan, tools data, dan lainnya wajib untuk terintegrasi satu sama lain. Anda bisa mengorganisir seluruh tenaga kerja untuk rutin melakukan pengecekan antar divisi dan tentunya memanfaatkan komputasi awan. 

  • Memberi Pelatihan untuk Tenaga Kerja

Jika mendapatkan penolakan dari tenaga kerja ketika berusaha mengimplementasikan digitalisasi pada UMKM, maka sebaiknya jangan gegabah. Berikan pengertian dan berikan pelatihan rutin untuk membiasakan mereka dalam dunia digital.

Anda bisa menunjukkan bagaimana suatu alat online bisa membantu tenaga kerja dalam mengoptimalkan produktivitas. Tidak cuma itu, jelaskan secara rinci dan bandingkan bahwa sistem digital lebih mempermudah urusan daripada konvensional.

  • Menjalin Kerjasama dengan Mitra Pendukung UMKM

Sebagai pelaku UMKM go-digital, Anda bisa mencari vendor, mitra teknologi, hingga konsultan yang mempunyai pengalaman bekerja sama dengan usaha kecil. Misalnya, urusan invoice financing, carilah mitra yang dapat menangani setoran e-invoice.

Keuntungan dari UMKM Go-Digital

Bicara soal keuntungan, sebenarnya ada banyak sekali. Usaha Anda bisa lebih efisien dalam operasionalnya, risiko kehilangan pasar bisa ditekan, jangkauan jaringan pemasaran semakin meluas, dan tentunya berpotensi untuk memiliki produk atau jasa yang go-internasional.

Sukseskan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Go-Digital dengan E-Invoice Sahabat Bisnis!

Sahabat Bisnis merupakan salah satu platform unggulan yang mendukung jalannya UMKM go-digital. Sebab, produk-produk yang diluncurkan oleh Sahabat Bisnis sangat memudahkan UMKM dalam operasional. Contohnya saja e-invoice.

Baca Juga: Intip Contoh Invoice Penjualan, Pembayaran, dan Tagihan Yuk!

E-invoice merupakan terobosan baru untuk mengolah faktur-faktur yang keluar maupun masuk dalam usaha Anda. Untuk menggunakannya, Anda tidak perlu repot membuka Excel, Google Sheet, melakukan desain, dan lainnya, cukup akses melalui sahabatbisnis.id!

Jadi, dalam sahabatbisnis.id, Anda bisa mendaftarkan bisnis Anda dan mulai menggunakan fitur-fitur yang tersedia. Ada Dasbor Manajemen, Manajemen Produk, Manajemen Mitra (SaBiNetwork), Tagihan Keluar, Tagihan Masuk, dan Perhitungan Pajak. 

Semua fitur yang ada dalam e-invoice Sahabat Bisnis mudah untuk dipahami dan dioperasikan. Input data pun bisa lebih efisien dan sistematis, sehingga e-invoice bisa dimanfaatkan dengan mudah untuk memeroleh dana dari invoice financing

Nah, invoice financing sendiri merupakan suatu kemudahan memeroleh dana modal UMKM dengan menyetorkan invoice tagihan pada pihak kreditur. Pencairannya tergolong lebih cepat daripada menunggu para mitra atau pelanggan melunasi invoice tagihan.

Jika tertarik dengan invoice financing, segeralah untuk menggunakan e-invoice Sahabat Bisnis. Karena pihak penyeleksi akan mudah memeriksa setiap invoice tagihan yang Anda kirimkan dan eligibilitas untuk mencairkan dana bisa semakin cepat!

Yuk, sukseskan usaha mikro kecil menengah go-digital dengan e-invoice Sahabat Bisnis!

usaha mikro kecil menengah
spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here