spot_img
spot_img
HomeLainnyaTips BisnisKenapa Manajemen Keuangan UMKM Penting? Ini Alasannya!

Kenapa Manajemen Keuangan UMKM Penting? Ini Alasannya!

Manajemen keuangan UMKM menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan UMKM. Namun sayangnya, tak sedikit dari UMKM yang hanya mampu bertahan semusim untuk kemudian gulung tikar sebab bermasalah dengan cashflow

Penting bagi UMKM untuk memperhatikan manajemen keuangannya agar dapat bertahan untuk waktu yang lama.  

Masalah keuangan pada UMKM tak hanya modal awal usaha saja, namun juga sampai arus keluar-masuk dan perhitungan laba. Jika usaha tak kunjung menghasilkan laba tentu tak akan bertahan lama. 

Alasan Mengapa Manajemen Keuangan UMKM Penting 

Melansir dari katadata.id yang mengutip Laporan Investasi ASEAN 2022, Indonesia tercatat menjadi negara dengan UMKM terbanyak di ASEAN. 

Sementara laporan dari World Economic Forum (2021) menyatakan bahwa sebanyak 99% UMKM tak mampu bersaing karena tak sesuai dengan market fit dan penghasilan yang tak bisa mengcover logistik serta produksi.

 Untuk itu, memiliki manajemen keuangan yang tersistem dengan baik dapat menguatkan usaha agar tak bertahan semusim saja. Berikut ini paparan betapa pentingnya bagi UMKM punya manajemen keuangan yang baik.

  • Pencatatan Arus Kas

Penting untuk memiliki catatan alur kas usaha yang menyajikan laporan pendapatan dan pengeluaran yang diperoleh dari UMKM. 

Pencatatan harian diperlukan untuk dapat menjaga arus kas agar tetap balance. 

  • Dasar Penyusunan Strategi

Dengan memiliki manajemen keuangan yang baik, tidak sulit untuk menjadikannya sebagai dasar untuk menyusun strategi bagi keberlangsungan UMKM ke depan. 

Sehingga dapat terlihat, berapa banyak dana atau modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha. Kurang berapa menuju target tahunan, karena setiap bisnis pasti mempunyai target bulanan dan tahunan. 

  • Bahan Evaluasi Pengambilan Keputusan

Setiap keputusan yang dibuat tentu akan memiliki pengaruh atau dampak pada usaha. Untuk membuat pertimbangan dan keputusan diperlukan data yang mampu mendukung. 

Dengan memiliki laporan manajemen keuangan yang tersistem dan terorganisir, kesalahan pengambilan keputusan yang merugikan dapat diminimalisir. 

Pemilik usaha juga dapat menjadikannya acuan atau evaluasi untuk memantau sejauh mana pergerakan usaha dengan teratur.

  • Pengelolaan Dana 

UMKM tentu memiliki biaya operasional yang harus dibayarkan atau dianggarkan setiap bulannya. 

Memiliki manajemen keuangan membuatmu tak perlu mengkhawatirkan dana untuk membayar tagihan bulanan seperti listrik, sewa, air, gaji karyawan dan lain sebagainya. 

Sebab jika gagal dalam pengelolaan dana seperti ini akibatnya fatal, dapat menghambat operasional perusahaan.

  • Rencana Pembayaran Pajak

Pajak menjadi kewajiban yang harus dibayarkan setiap warga negara, perencanaan pajak termasuk dalam salah satu pentingnya memiliki manajemen keuangan untuk UMKM yang baik. 

Kamu dapat membuat perencanaan pajak tanpa khawatir mengalami keterlambatan bayar dan bebas dari denda apabila alami keterlambatan bayar.

Baca juga: Serba-Serbi Wajib Pajak UMKM 2022 dan Macam-Macamnya

Tips Mengatur Keuangan untuk UMKM

manajemen keuangan umkm
A Businesswoman Looking at a Tablet. Picture by Mikhail Nilov

Kamu sebagai pemilik usaha tentu akan pusing sendiri jika memikirkan segalanya seorang diri. Saat ini kamu hanya perlu memahami bagaimana manajemen keuangan menguntungkan bisnismu. Sementara dalam pengerjaannya kamu bisa hiring karyawan atau professional

Paling penting kamu mengetahui apa saja yang harus dilakukan agar manajemen keuangan UMKM milikmu tak bermasalah. Berikut untuk mengetahui tips kelola keuangan usahamu.

  • Memisahkan Keuangan Usaha dan Pribadi

Sering terjadi, tak jelasnya pemisahan dan batasan atau post bagi dana pribadi dan dana perusahaan. Sebaiknya memisahkan rekening pribadi dan perusahaan. 

Agar tak ada kerancuan atau salah pakai dana yang menjadi praktik tak sehat dalam pengelolaan keuangan UMKM. Kamu dapat menggunakan sistem penggajian untuk diri sendiri tiap bulannya agar tak sembarangan memakai uang usaha kapan saja.

  • Mematuhi Tenggat Tagihan

Jangan pernah menunda membayar segala macam tagihan yang berhubungan dengan bisnis kamu. Karena setiap keterlambatan pasti memiliki resiko, hal ini dapat membuat pencatatan keuangan jadi berantakan. 

Denda yang dibayarkan karena terlambat atau tidak patuh pada tenggat waktu pembayaran akan menambah pengeluaran perusahaan.

  • Memiliki Target dan Menerapkan Evaluasi

Menyusun target dan strategi untuk mencapai target tentu diperlukan, agar pelaku usaha mengetahui sampai sejauh mana bisnisnya berkembang. Sehingga, kamu pun bisa mulai menggaji diri dan karyawan lebih banyak. 

Tetapkan target omzet bulanan dan tahunan yang harus dicapai. Jangan lupa untuk secara berkala melakukan evaluasi dan pantau terus pergerakan bisnis. Apa saja yang dibutuhkan agar target dapat terpenuhi. 

  • Mengendalikan Utang Usaha

Dalam berhutang untuk usahamu pun perlu strategi dan kontrol. Jangan sampai ratio asset dan utang malah lebih besar utang, ini menjadi pertanda manajemen keuangan UMKM yang buruk. Sebaiknya, rasio utang usaha dengan aset tak lebih dari 50 persen. 

Sementara rasio utang dan pendapatan jangan lebih dari 30 persen. Sebelum berhutang, pastikan telah membuat perencanaan hingga strategi pelunasannya. Jangan sampai berhutang namun perusahaan sebenarnya tak mampu melunasi utang tersebut. Hal itu sama saja dengan gol bunuh diri.

Baca juga: 3 Solusi Atasi Kemacetan Pembayaran Cicilan Pinjaman

Selain hal-hal di atas, untuk manajemen keuangan UMKM yang baik, satu hal yang tak boleh terlewatkan adalah pembuatan invoice tagihan bagi usahamu. Saat ini, pelaku UMKM dapat dengan praktis dan cepat membuat Invoice Digital. Kamu jadi bisa kelolah tagihan dan pembayaran dengan lebih efisien.

Invoice Digital dari Sahabat Bisnis dapat mempermudah proses pembukuan usahamu hanya dalam satu aplikasi. Kamu hanya perlu menginstall aplikasi Sahabat Bisnis secara gratis di smartphone-mu dan nikmati semua kemudahan kelola Invoice 5x lebih cepat dari cara manual.

UMKM juga dapat mengajukan Invoice Financing (pembiayaan berbasis invoice) melalui Kaya.id. KAYA dan SABI telah bekerja sama untuk membantu memberdayakan usaha kamu. Dapatkan informasi lebih lengkap di sini.

spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here