Langkah Menyusun Rencana Bisnis yang Efektif

0
346
Rencana Bisnis

Seorang pengusaha wajib mengetahui business plan atau rencana bisnis. Dibutuhkan beberapa aspek penting ketika membuatnya. Biasanya, business plan terdiri dari tujuh bagian yang masing-masing menjelaskan dari sudut pandang berbeda serta laporan laba rugi.

Rencana bisnis ini tidak hanya membantu para investor berinvestasi, tapi juga membantu pebisnis tetap pada jalurnya. Berikut step by step dalam membuat rencana bisnis. 

Langkah 1: Membuat Ringkasan Eksekutif Rencana Bisnis

Ringkasan eksekutif ini diibaratkan seperti sebuah pengantar yang mampu menggambarkan rencana bisnis secara keseluruhan. Di dalamnya, perlu dicantumkan nama perusahaan serta gambaran makro bisnis yang tengah dijalankan. Biasanya, elemennya mencakup:

  • Nama Bisnis
  • Karyawan Kunci
  • Alamat
  • Latar Belakang Bisnis
  • Daftar barang/jasa yang ditawarkan

Langkah 2: Deskripsi Rencana Bisnis

Berikutnya, buatlah deskripsikan rencana bisnis secara rinci dan detail. Kamu bisa memasukkan informasi peluang bisnis apa yang dimanfaatkan, apa saja target pasarnya, dan bagaimana cara agar bisa lebih menonjol dari kompetitor. Jelaskan apa yang membuat bisnismu berbeda. 

Langkah 3: Analisis Pasar dan Kompetitif

Bisnis yang baik akan melakukan analisis komprehensif terhadap target pasar yang sudah ditentukan. Berikan gambaran tentang industri dan pasar tempat bisnis beroperasi, untuk kemudian diperhatikan secara teliti manakah peluang yang bisa dimanfaatkan. 

Akan lebih baik untuk membuat lanskap perbandingan. Isinya bisa tentang hal yang dilakukan kompetitor sudah baik atau belum, menganalisis kelemahannya, reaksi dari para pesaing, atau apakah kamu mengambil pelanggan dari pesaing atau tidak. 

Langkah 4: Struktur Operasional

Rencana Bisnis
Struktur Operasional Bisnis Kecil Menengah UMKM. Photo: Shutterstock

Pembahasan tentang struktur operasional biasanya lebih detail. Business plan yang dibuat harus lebih merinci. Umumnya berisi tentang kepemilikan tunggal serta bagan organisasi, terutama jika ditemukan banyak pihak berkepentingan yang terlibat.

Langkah 5: Deskripsi Produk

Buatlah rincian terhadap produk/jasa apa yang akan kamu jual atau tawarkan. Jelaskan apa yang membuat produk itu berbeda dari lainnya. Kemudian, berikan informasi harga serta pengaruhnya di pasar dibandingkan pesaing/kompetitor. 

Halaman deskripsi produk juga mencakup rencana pemasaran. Identifikasikan target pasar secara rinci dan berusahalah untuk menciptakan awareness agar pasar sadar akan kehadiran produkmu. Pertimbangkan juga pesan apa yang ingin kamu promosikan dan mengapa sesuai dengan produk spesifik serta target audiensnya. 

Langkah 6: Tingkatkan Modal

Jika kamu ingin para investor berinvestasi, maka wajib mencantumkan dengan jelas berapa biaya yang dibutuhkan untuk pendanaan disertai alasannya. Sebutkan juga proyeksi ROI (Return on Investment) secara rinci. 

Baca juga: Cara Menghitung Laba Rugi di Laporan Keuangan

Langkah 7: Analisis dan Proyeksi Keuangan

Ada dua hal yang bisa kamu lakukan, pertama bisa mulai dengan membuat gambaran terkait kinerja bisnis di masa lalu dan menunjukkan gambaran perkembangannya di masa mendatang. Agar lebih rinci lagi, buatlah bagan untuk mempermudah pengalaman. 

Jika bisnis yang kamu jalankan telah beroperasi selama beberapa tahun, tunjukkan stabilitas keuangan perusahaan. Namun, jika bisnis baru berjalan dan belum menunjukkan keuntungan, tetaplah realistis dengan apa yang ingin kamu proyeksikan. Sebagai contoh, penjualanmu meningkat dengan stabil 5% di tiap kuartal. 

Norma industri dan mencari tau bagaimana kinerja bisnis yang sebanding ini juga merupakan bagian dari analisis. Sertakan laporan laba rugi, neraca, serta laporan arus kas untuk beberapa tahun jika memungkinkan. Saat menunjukkan pandangan keuangan perusahaan, setidaknya proyeksikan visi selama lima tahun. 

Langkah 8: Lampiran

Jangan ragu untuk memasukkan informasi seperti paten, lisensi, bagan, atau apa pun yang relevan dan tidak dapat dimasukkan secara organik ke dalam rencana di tempat lain. Pastikan bahwa setiap informasi yang tercantum di lampiran mendukung rencana perkembangan bisnismu. 

Permudah Rencana Bisnis Kamu dengan Solusi dari Sahabat Bisnis

Business plan membantu kamu agar tetap kreatif dan fokus pada tujuan awal membuka bisnis. Selain itu, rencana bisnis juga bisa dijadikan sebagai alat untuk mencari dana. Salah satu caranya adalah dengan menyederhanakan proses bisnis kamu agar makin efisien

Sekarang kamu bisa bekerja lebih efisien dan mempersingkat waktu. Terutama dalam hal proses penagihan pada bisnis Anda. Fitur e-invoicing dari sahabat bisnis bisa mempermudah Anda dalam hal proses penagihan ke mitra bisnis Anda.

Selain itu, sistem pembayarannya juga mudah karena menawarkan banyak pilihan bank dan multi layanan. Kamu pun juga berkesempatan dalam memperluas jaringan karena ekosistem SaBiNetwork. 

Sekarang, tidak sulit kan dalam membuat business plan. Selain itu juga  Kamu bisa coba fitur-fitur dari Sahabat Bisnis hanya dengan sign up. Klik gambar di bawah untuk coba gratis fitur dari Sahabat Bisnis!

Rencana Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here