spot_img
spot_img
HomeE-InvoicingInvoice FinancingMengenal Pinjaman UMKM: Invoice Financing

Mengenal Pinjaman UMKM: Invoice Financing

Dalam dunia bisnis, pinjaman UMKM menjadi hal yang sudah tidak asing lagi didengar. Biasanya, kredit modal usaha yang sering dikenal adalah KUR, KTA dan lainnya. Padahal, terdapat salah satu produk pinjaman yang tidak kalah menarik, yaitu invoice financing

Invoice financing merupakan sebuah pendanaan modal usaha yang menarik dijadikan sebagai pilihan. Sebagai pebisnis, pasti kamu membutuhkan dana untuk menjalankan usaha tersebut sehingga arus kas tidak terhambat atau mengalami kemacetan. 

Ketika pelanggan terlambat melakukan pembayaran, hal ini tentu akan memberikan efek yang buruk bagi bisnis. Bila menunggu pelanggan melunasi invoice, bisnis bisa terkena dampak negatif. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah menggunakan invoice financing. 

Serba-serbi Pinjaman UMKM, Invoice Financing

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, invoice financing adalah salah satu solusi pendanaan untuk UMKM atau UKM dengan memanfaatkan invoice yang belum lunas sebagai jaminan memperoleh dana. 

Sehingga, sembari menunggu klien atau pelanggan melunasi pembayaran yang belum terbayar, kamu dapat mengajukan invoice financing dari lender dan menggunakan dana untuk sejumlah keperluan bisnis seperti kegiatan produksi hingga pembayaran bisnis. Berikut sejumlah hal yang berkaitan dengan invoice financing dan harus kamu ketahui, antara lain:

  1. Pendanaan yang Diberikan 

Salah satu hal yang harus kamu ketahui adalah masalah jumlah pendanaan yang diberikan. Nantinya, lender dapat mencairkan pinjaman hingga total 90% dari nilai invoice. 

Contohnya saja nilai invoice yang kamu miliki dari salah satu klien adalah Rp100 juta, nantinya lender dapat memberikan pinjaman hingga maksimal Rp90 juta. Tentu saja jumlah ini dapat menopang kebutuhan usaha selama invoice belum dibayarkan. 

  1. Memeriksa Riwayat Kredit Perusahaan

Selain jumlah pendanaan yang bisa dicairkan, hal lain yang harus kamu ketahui adalah, nantinya perusahaan juga akan memeriksa riwayat kredit perusahaan klienmu, untuk memastikan, apakah nanti invoice yang mereka miliki dapat dibayar dengan tepat waktu. 

Oleh sebab itu, ketika melakukan pengajuan invoice financing, pastikan bekerjasama dengan klien yang memiliki pembayaran tepat waktu serta riwayat kredit yang bersih dari kredit macet, sehingga pendanaan yang kamu terima bisa lebih maksimal. 

  1. Pengajuan Invoice Financing Dapat Dirahasiakan

Pinjaman UMKM ini pengajuannya dapat dirahasiakan. Pada dasarnya, pengajuan invoice financing dapat dirahasiakan, sehingga klien kamu tidak perlu tahu jika invoice digunakan untuk melakukan pengajuan pinjaman ke lender

  1. Kamu Akan Lebih Fokus Pada Bisnis

Lender invoice financing akan membuat kamu lebih berfokus pada bisnis. Lender akan menjaga buku besar penjualan, bahkan mengejar invoice yang belum dibayar. Dengan cara ini, kamu bisa lebih fokus pada bisnis. 

Pinjaman UMKM
  1. Hutang Akan Dibayarkan dari Invoice

Nantinya, setelah lender menerima pembayaran dari invoice yang kamu miliki, sisa saldo dari invoice akan dikembalikan padamu, tentunya dikurangi dengan bunga atau biaya yang sudah disepakati sebelumnya. 

Untuk biaya bunga ini cukup beragam. Terdapat lender yang memberikan bunga 1% per bulannya, ada pula lender yang memberikan bunga 2% per bulan. 

  1. Bunga Lebih Murah Dibandingkan Bank

Walaupun tidak semua, tetapi terkadang kita bisa menemukan lender yang memberikan biaya atau bunga lebih murah dibandingkan dengan bank. Selain itu, proses pinjaman UMKM invoice financing ini juga jauh lebih mudah dibanding pengajuan pinjaman melalui bank. 

Murahnya biaya yang dimiliki invoice financing disebabkan karena pinjaman akan langsung dibayar setelah invoice cair. Sehingga, jika invoice bisa cair dalam waktu 3 bulan, dalam tempo 3 bulan tersebut hutangmu lunas. 

Berbeda dengan bank yang umumnya memiliki masa pinjaman 12 bulan atau 1 tahun. Sehingga bunga yang harus kamu bayarkan menjadi lebih besar. 

  1. Lender Mengatur Pinjaman dengan Sangat Selektif

Hal lain yang harus kamu ketahui adalah, umumnya proses persetujuan invoice financing ini dilakukan dengan sangat selektif. Lender akan memeriksa seperti apa invoice yang kamu buat.

Baca juga: Cara Gampang Buat Invoice Penagihan Tagihan Lancar Cuan Mengalir Deras

Oleh sebab itu, pastikan membuat invoice yang rapi dan melampirkan semua informasi dengan jelas. Jangan salah, terkadang karena pembuatan invoice UMKM kurang diperhatikan, pinjaman yang seharusnya bisa cair justru tidak disetujui. 

  1. Invoice Financing Dapat Membantu Berbagai Industri Bisnis

Bila kamu menganggap pengajuan invoice financing ini hanya dapat digunakan untuk industri manufaktur, ternyata tidak demikian. Berbagai industri dapat menggunakan pengajuan invoice financing ini mulai dari IT, transportasi, konstruksi dan yang lainnya. 

Sehingga, apapun bisnis yang kamu miliki sekarang ini, kamu tidak perlu cemas ketika ingin melakukan pengajuan invoice financing. Selama invoice yang kamu miliki jelas dan dikeluarkan untuk klien yang memiliki jadwal pembayaran yang tertib, proses pengajuan akan berjalan dengan lancar. 

  1. Bisnis Baru Tetap Dapat Mengajukannya

Pinjaman invoice financing ini bukan hanya sebatas untuk bisnis yang sudah mapan atau bisnis yang sudah memiliki banyak klien saja. bahkan, untuk bisnis yang baru saja dibangun juga dapat melakukan pengajuan invoice financing.

Selain itu invoice financing juga tidak melulu harus digunakan untuk membiayai produksi perusahaan, invoice financing juga dapat digunakan pada bisnis yang sudah mapan untuk melakukan akuisisi bisnis, pembelian manajemen dan yang lainnya. 

Sehingga, penggunaan dari invoice financing ini tidak terbatas ya, kamu tidak perlu khawatir saat mengajukannya. 

Salah satu faktor yang membuat pengajuan pinjaman UMKM invoice financing ini disetujui adalah kerapian invoice yang digunakan sebagai jaminan. Untuk membuat invoice yang sesuai dengan standar pengajuan invoice financing, kamu dapat menggunakan e-invoice Sahabat Bisnis. 

Pinjaman UMKM

spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here