spot_img
spot_img
HomeInventory ManagementMengenal Sistem Manajemen Inventory, Tak Lagi Sulit Atur Barang!

Mengenal Sistem Manajemen Inventory, Tak Lagi Sulit Atur Barang!

Apakah kamu pernah mengalami kesulitan saat atur sistem manajemen inventory kamu terutama saat orderan sedang menumpuk?

Atau juga pernah bikin pelanggan kecewa karena pengiriman barang yang lama?

Artinya, kamu butuh yang namanya sistem manajemen inventory atau manajemen persediaan barang.

Buat kamu yang bekerja di bidang usaha ritel, tentunya istilah ini sudah tidak asing. Jenis usaha lain selain ritel juga perlu menerapkan sistem ketersediaan stok barang yang baik agar terhindar dari kekacauan.

Sebelum mengerti manfaatnya, kamu harus tau dulu pengertiannya. Yuk, kenalan dengan manajemen inventory!

Apa Itu Manajemen Inventory? 

Manajemen inventory adalah sebuah manajemen yang berfungsi untuk menjaga, mengawasi, dan mengontrol persediaan barang.

Aktivitas manajemen inventory meliputi, penanganan bahan baku, ketersediaan, penyimpanan, hingga penggunaan stok untuk tujuan tertentu.

Selain itu, hal seperti berapa banyak barang yang harus dipesan, disimpan di gudang, distribusi, hingga biaya juga termasuk di dalamnya. 

Secara singkat, manajemen inventory merupakan rangkaian proses hulu ke hilir dalam sebuah rantai pasok dan proses manufaktur dengan mengusahakan risiko minim.

Tujuannya untuk mengetahui di mana inventarismu berada saat ini. Kita pun dapat mengetahui berapa banyak barang yang perlu dipesan untuk persediaan di masa mendatang. 

Seberapa Penting Peran Sistem Manajemen Inventory? 

Sistem manajemen inventory membantu untuk memastikan apakah jumlah persediaan terlalu banyak atau terlalu sedikit persediaan. Sehingga, mengurangi resiko kehabisan persediaan dan catatan yang tidak akurat.

Perusahaan publik menggunakan inventaris sebagai persyaratan untuk mematuhi aturan Securities and Exchange Commission (SEC) dan Sarbanes-Oxley (SOX) Act. Manajemen inventory harus didokumentasikan sebagai bukti kepatuhan. 

Baca Juga: Kenapa Manajemen Stok Barang Itu Penting? Bonus 6 Tips Gampang Menerapkannya!

Apa Saja Teknik Sistem Manajemen Inventory Stok Barang?

Sistem Manajemen Inventory

Ada sejumlah teknik, rumus, dan analisis tertentu yang digunakan dalam mengatur barang. Semua metode bertujuan untuk meningkatkan akurasi. Teknik yang diterapkan sebuah perusahaan juga tergantung pada kebutuhan dan stoknya.

Berikut beberapa teknik yang sering digunakan seperti yang dilansir dari Unleashed Software disini: 

Analisis ABC

Mengidentifikasi jenis persediaan yang paling populer dan paling tidak populer.

Pelacakan Batch

Mengelompokkan item serupa untuk melacak tanggal kadaluarsa dan melacak item yang rusak.

Pengiriman Massal

Metode yang melibatkan pembelian, penyimpanan, dan pengiriman inventaris dalam jumlah besar yang dimuat langsung oleh pemasok. 

Konsinyasi

Metode ini membolehkan kamu untuk tidak membayar pemasok hingga produk tertentu terjual. Pemasok juga mempertahankan kepemilikan stok hingga perusahaan menjualnya. 

Cross-Docking

Proses menurunkan barang langsung dari truk pemasok ke truk pengiriman. 

Demand Forecasting

Membantu memprediksi permintaan pelanggan dengan analitik prediktif. 

Dropshipping

Pemasok mengirimkan barang langsung dari gudangnya ke pelanggan.

Economic Order Quantity (EOQ)

Formula ini menunjukkan dengan tepat berapa banyak persediaan yang harus dipesan perusahaan untuk mengurangi biaya penyimpanan dan biaya lainnya.

FIFO dan LIFO

First in, first out (FIFO) berarti kamu memindahkan stok lama terlebih dahulu. Last in first out (LIFO) menganggap bahwa harga selalu naik, sehingga persediaan yang paling baru dibeli adalah yang paling mahal dan dengan demikian dijual terlebih dahulu.

Just-In-Time Inventory (JIT)

Mengupayakan dalam mempertahankan tingkat stok serendah mungkin sebelum diisi ulang.

Lean Manufacturing

Berfokus dalam menghilangkan limbah atau item apa pun yang tidak memberikan nilai kepada pelanggan dari sistem manufaktur.

Perencanaan Kebutuhan Material (MRP)

Menangani perencanaan, penjadwalan dan pengendalian persediaan untuk manufaktur.

Kuantitas Pesanan Minimum

Perusahaan yang mengandalkan kuantitas pesanan minimum akan memesan persediaan dalam jumlah minimum dari grosir di setiap pesanan untuk menjaga biaya tetap rendah.

Kelola Sistem Manajemen Inventory Jadi Lebih Mudah

Aktivitas manajemen inventory bisa dikatakan cukup repot dan harus memiliki data yang akurat. Jika salah dalam menginput data, maka bisa langsung mempengaruhi dan menghambat kinerja perusahaan dalam hal pengiriman maupun penyediaan stok. Sekarang, kamu bisa memanajemen stok barang persediaan menggunakan sistem manajemen inventory dari Sahabat Bisnis! 

Sahabat Bisnis memberikan solusi untuk membantu melacak ketersediaan dan pergerakan stok. Tujuannya untuk mengoptimalkan inventaris dan memastikan ketersediaan produk di berbagai saluran. Kamu pun bisa memenuhi harapan dari customer. Ini dia fitur-fitur manajemen inventory Sahabat Bisnis yang bisa membantu kamu: 

  • Dasbor Manajemen
  • Manajemen Produk
  • Manajemen Gudang (Multiple Warehouse)
  • Pengalihan Inventaris
  • Stock Opname
  • Rekonsiliasi

Hanya dalam waktu singkat dan hitungan detik, manajemen inventory jadi lebih mudah Kamu pun lebih bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu. Cukup dengan mendaftar dan membuat akun Sahabat Bisnis dan gunakan fitur-fiturnya. 

Kini, cara mengelola stok mulai dari pencatatan, pencarian, penyimpanan, dan penjualan stok barang bisa lebih mudah. Tidak hanya dari bahan mentah (baku), tapi juga barang jadi. Tak lagi repot atau ribet mengatur stok, semua dilakukan dengan mudah dan tertata dengan baik. 

Yuk, cobain gratis dan sign up di Sahabat Bisnis sekarang!

spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here