spot_img
spot_img
HomeLainnyaTips BisnisStrategi Pengembangan UMKM: Mengubahnya Menjadi Franchise

Strategi Pengembangan UMKM: Mengubahnya Menjadi Franchise

Strategi Pengembangan UMKM untuk dapat scale up jelas telah menjadi tujuan banyak pelaku usaha. 

Salah satu cara untuk membesarkan usaha adalah dengan memperbanyak cabangnya. Strategi yang bisa dilakukan adalah dengan menjadikan UMKM ke sistem bisnis franchise. 

Sistem franchise atau waralaba telah banyak diminati untuk para pemilik modal yang tak memiliki konsep bisnis. 

Jika kamu sebagai pemilik UMKM jelas telah memiliki konsep bisnis dan brand. Tinggal mengembangkannya sedikit lagi untuk dapat membuka franchise. 

Hal ini sangat mungkin dilakukan apabila pelaku usaha mampu menerapkan strategi yang tepat. Karena tentu saja selalu ada pedang bermata dua berupa resiko dan peluang untuk membuat strategi bisnis. 

Untuk itu, hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum mengubah UMKM menjadi franchise?

Hal-hal yang harus diperhatikan

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa franchise atau bisnis waralaba harus memiliki sistem yang tak hanya menguntungkan franchisor (sebagai pemilik bisnis) tapi juga franchisee (pembeli waralaba).

Keduanya harus dapat diuntungkan, agar usaha juga dapat berjalan untuk waktu yang lama. Sebagai calon franchisor, kamu harus mempertimbangkan dan memahami bahwa bisnis franchise juga memiliki resiko. 

Jika tak berhati-hati bisa saja didera kerugian. Perlu juga menanamkan mindset untuk dapat tumbuh bersama mitra agar tak hanya mementingkan keuntungan diri sendiri. 

Jika kamu sudah mulai yakin dan membulatkan tekad untuk menjadikan UMKM kamu ke franchise, hal-hal di bawah ini dapat menjadi perhatian utama.

  • Konsep Bisnis yang Matang

Konsep dan sistem bisnis yang matang diperlukan untuk memulai franchise. 

Susun secara lengkap paket usaha apa saja yang akan ditawarkan. Fasilitas apa saja yang akan diberikan kepada franchisee nanti. 

Bahkan kamu juga harus melakukan perhitungan kapan mitra usahamu akan mendapatkan BEP (Break Even Point) pertamanya setelah menjalankan franchise milikmu.

  • Ciptakan Brand yang Kuat

Kebanyakan orang bergabung dan membeli bisnis franchise karena brand atau merek yang sudah populer. 

Tak heran bisnis F&B yang dimiliki artis banyak digemari, karena sudah punya brand. 

Namun, bukan berarti level UMKM tak bisa melakukan hal yang sama. 

Ciptakan brand yang memorable dan mencerminkan usahamu. Hal terpenting jangan lupa daftarkan nama brandmu. 

Sebab saat ini banyak dijumpai berbagai macam bisnis, nama brandmu akan aman jika kamu mendaftarkannya ke Ditjen Kekayaan dan Intelektual (DJKI). 

Jika ada yang memplagiat brandmu, kamu dapat menuntutnya dan tetap mempertahankan brandmu.

  • Menyusun SOP

Standar Operasional Prosedur (SOP) sangat diperlukan untuk bisnis franchise. Karena kamu dan mitramu tak bisa menjalankan bisnis secara sembarangan. 

Semuanya harus diatur dalam standard yang harus diterapkan oleh semuanya. 

Apalagi, jika bisnis franchisenya merupakan f&b jika taka da prosedur yang mengaturnya maka akan terjadi banyak kekacauan.

  • Membuat Perkiraan Modal Kembali

Salah satu daya tarik franchise adalah iming-iming modal cepat kembali, banyak franchisee yang memutuskan bergabung dengan pertimbangan waktu modal kembali. 

Pastikan kamu sudah melakukan perhitungan perkiraan yang mampu menjawab pertanyaan calon mitra. 

Pastikan untuk membuat franchise setelah mengetahui bahwa usahamu adalah jenis usaha yang modalnya memang cepat kembali.

  • Daftarkan Usaha Franchisemu

Strategi pengembangan UMKM franchise selanjutnya dengan mendaftarkan usaha. Maka dapat memperkuat usaha dan dilindungi hukum. 

Karena tak mungkin bagi kamu dan mitra usahamu menjalankan usaha yang ilegal bukan?

  • Menyusun Perjanjian untuk Franchisee

Kamu harus mempersiapkan perjanjian kerjasama dengan franchisee nanti, memang tak langsung bertemu dengan seseorang yang langsung mau jadi mitra. 

Ada baiknya dipersiapkan perjanjian bagi kedua belah pihak. 

Susunlah perjanjian sedetail dan sejelas mungkin agar tak ada kesalahpahaman yang berpeluang merugikan kedua belah pihak di masa mendatang.

  • Melakukan Pemasaran Franchise

Tanpa adanya pemasaran yang mumpuni tak akan ada yang mengetahui bisnis franchise kamu. 

Lakukan promosi agar usahamu lebih dikenal dan lebih banyak orang yang berminat untuk menjadi mitra usaha. 

Bisa melakukan pemasaran online untuk menjangkau lebih banyak orang.

Baca juga: Yuk, Kenali Strategi Pemasaran UMKM 4P dan STP

Apa Saja Kelebihan Bisnis Franchise untuk Pemilik Usaha?

strategi pengembangan umkm
ilustrasi bisnis umkm

Nyaris semua pemilik usaha pasti menginginkan perkembangan yang luas bagi bisnisnya. Sistem franchise dapat menjadi kunci untuk strategi pengembangan UMKM yang efektif.

Inilah keuntungan untuk membuka bisnis franchise bagi franchisor.

  • Ekspansi usaha yang lebih cepat jika dibandingkan perkembangan dan pertumbuhan bisnis secara organik.
  • Mendapat modal dari mitra yang ingin memulai bisnisnya sehingga cakupan usaha lebih luas tanpa keluar banyak modal seperti di awal.
  • Percepatan waktu penetrasi dan penguasaan pasar.
  • Pengurangan resiko sekaligus pembagian untung dengan franchisee.
  • Mendapatkan passive income dari adanya fee, royalty dan biaya training pada franchisee.
  • Meningkatkan omzet.
  • Menghemat biaya operasional.
  • Memudahkan proses kontrol dan pengaturan karena manajemen diawasi oleh franchisee sendiri secara mandiri.
  • Dapat dengan mudah memperoleh pinjaman modal usaha.
  • Mudah memperoleh investasi atau menaikkan nilai investasi.
  • Mendapatkan banyak relasi dan jaringan dari para franchisee.
  • Tak memerlukan banyak SDM.

Dalam menjalankan UMKM franchise, akan lebih memudahkan jika menggunakan Invoice Digital dari Sahabat Bisnis. 

Kamu dapat mengelola pembayaran atau tagihan dengan 5x lebih cepat dari cara biasa. Kamu dapat dengan mudah mengirimkan tagihan ke mitra usahamu dengan efektif. 

Mulai tinggalkan invoice kertas yang beresiko hilang atau rusak. Semua tagihan melalui Invoice Digital tersusun aman dan rapi. 

Tak hanya itu, Invoice Digital milik Sahabat Bisnis dapat menerapkan perhitungan pajak juga lho. 

Menyenangkannya lagi, Invoice Digital ini dapat digunakan melalui smartphone milikmu.

Jadi, tunggu apalagi? Saatnya mulai strategi pengembangan UMKM franchise dengan meninggalkan keribetan invoice kertas dan beralih ke Invoice Digital.  

spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here