spot_img
spot_img
HomeLainnyaTips BisnisUMKM: Pengertian, Ciri, Jenis dan Perannya

UMKM: Pengertian, Ciri, Jenis dan Perannya

UMKM sering disebut sebagai ujung tombak perekonomian negara. Namun apa arti yang sebenarnya?

Istilah tersebut merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah, bisa dijalankan oleh perseorangan, rumah tangga, atau badan usaha. 

Dengan omzet yang dihasilkan antara Rp300 juta sampai Rp2,5 milyar per tahun. 

Perbedaan jumlah omzet per tahun, kekayaan bersih, dan jumlah karyawan akan membagi jenis usaha ke dalam penggolongan yang berbeda. 

Jadi, tidak semua jenis usaha dapat disebut UMKM atau UKM. Namun jika dilihat dari segi produk dan jasa, keberadaanya cukup beragam. 

Mulai dari UKM kuliner, fashion, agribisnis, produk kecantikan, layanan kecantikan, jasa foto dan video, service elektronik, dan masih banyak lagi.

Untuk jenis usaha yang tidak termasuk UKM disebut usaha besar. Bisa terlihat dari jumlah kekayaan bersih, omzet per tahun, dan juga jumlah karyawan yang lebih banyak. 

Ciri-ciri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Selain itu, ada ciri-ciri tertentu yang menandakan suatu jenis usaha tergolong UKM, di antaranya yaitu:

  • Komoditi atau barang yang dijual terkadang tidak tetap, atau berubah-ubah
  • Tempat usaha UKM juga suka berpindah-pindah
  • Administrasi usaha belum tertata dengan baik
  • Keuangan pribadi masih sering tercampur dengan uang bisnis
  • Sebagian bisnis tidak memiliki legalitas seperti surat izin usaha dan NPWP
  • Akses permodalan ke perbankan terbatas, tetapi mempunyai akses pendanaan ke lembaga keuangan non perbankan
  • Sumber Daya Manusia (SDM) belum memiliki skill yang dibutuhkan

Jenis UMKM

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa terdapat penggolongan untuk usaha mikro, kecil dan menengah. Paling mudah dilihat dari omzet penjualan dan jumlah pegawai. 

Namun sebenarnya pembagian jenis usaha dibuat berdasarkan kriteria yang lebih rinci lagi. Hal ini sudah dijelaskan dalam UU Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah.

Berdasarkan undang-undang tersebut berikut ini penjelasannya:

  • Usaha Mikro

Sebuah bisnis bisa disebut sebagai usaha mikro jika bisnis tersebut mempunyai kekayaan bersih Rp50 juta. Rumah dan tempat usaha tidak dihitung. 

Bisa juga melihat dari hasil penjualan produk. Jika omzet jualan mencapai Rp300 juta per tahun, maka itu sudah termasuk usaha mikro. 

Contoh usaha mikro misalnya pedagang di pasar, penjual barang kaki lima, bisnis makanan rumahan, dan masih banyak lagi contoh yang lain.

  • Usaha Kecil

Bisnis yang termasuk usaha kecil yaitu yang mempunyai kekayaan bersih lebih dari Rp50 juta sampai Rp500 juta.

Dengan hasil penjualan per tahun mencapai Rp300 juta sampai dengan Rp2,5 miliar 

Perbedaannya dengan usaha mikro adalah, pengelolaan usaha kecil cenderung lebih profesional.

Misalnya usaha restoran kecil, katering, binatu, bengkel motor, dan contoh lainnya.

  • Usaha Menengah 

Suatu bisnis tergolong usaha menengah jika kekayaan bersihnya antara Rp500 juta sampai Rp10 miliar. 

Dengan omzet keuntungan per tahun sebesar Rp2,5 miliar dan yang paling banyak yaitu Rp50 miliar.

Ciri dari usaha menengah selain tata kelola yang lebih terstruktur, umumnya sudah mempunyai legalitas. 

Contoh usaha menengah ada, tour & travel, agribisnis, restoran besar, toko bangunan, dan lain sebagainya. 

Baca juga: Cara Daftar UMKM Online, Ketahui Seluruh Prosesnya!

Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia

Kamu kemungkinan besar sering mendengar berita mengenai UKM sebagai penggerak roda ekonomi, bukan?

Atau penjelasan mengenai UKM yang menjaga stabilitas ekonomi? 

Peranan usaha kecil untuk negara memang sebesar itu.

Tak heran jika pemerintah terus mendorong program-program yang diperuntukan bagi pengusaha UKM. Baik itu bantuan permodalan, pelatihan, pameran, dan lain-lain.

Sejauh mana sebenarnya peranan UKM untuk perekonomian Indonesia? Berikut ini penjelasan selengkapnya:

  • Penggerak Roda Perekonomian

UKM berperan sebagai penggerak roda perekonomian. Karena perputaran uang di masyarakat terjadi dengan cepat. 

Transaksi dan pertukaran lebih mudah terjadi. Ini yang membuat usaha kecil mampu membawa suatu negara melewati masa krisis. 

  • Membuka Lapangan Kerja

Usaha kecil dan menengah menyerap banyak tenaga kerja. Membuka peluang pekerjaan untuk orang dengan kualifikasi pendidikan dan keahlian apapun.

Semakin banyak jumlah UKM semakin luas lapangan kerja yang tercipta. 

  • Membantu Pemerataan Ekonomi

UKM mampu menghidupkan aktivitas ekonomi di semua tempat. 

Masyarakat di pedesaan pun mendapatkan akses akan barang, jasa, dan juga pekerjaan. Sehingga pertumbuhan ekonomi jadi lebih merata. 

  • Menambah Devisa Negara

Banyak produk hasil UKM yang memiliki kualitas tinggi hingga bisa diekspor ke luar negeri. 

Tentu kamu tahu jika Indonesia mengekspor kopi, kerajinan tangan, sampai bola sepak, kan? 

Hal ini jadi penjualan produk dalam negeri di pasar internasional yang menyumbang devisa untuk negara terbesar.

  • Memenuhi Kebutuhan Warga

Keberadaan UKM juga memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

Warga bisa dengan mudah mendapatkan kebutuhan primer di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Ternyata usaha kecil dan menengah mempunyai peranan penting dalam perekonomian negara. 

Itu berarti jika jumlah usaha kecil bertambah, maka dampak baiknya akan terasa pada negara dan juga masyarakat pada umumnya. 

Namun usaha kecil juga seringkali menghadapi tantangan tersendiri. Persaingan bisnis dan perubahan tren yang begitu cepat menuntut para pengusaha untuk dapat beradaptasi dengan baik. 

Baca juga: Contoh Usaha Menengah yang Cocok untuk Pegawai Kantoran

Salah satu adaptasi yang wajib dilakukan adalah penggunaan teknologi. 

Sebetulnya teknologi memberikan banyak manfaat dan keuntungan. Seperti mempermudah operasional usaha setiap hari. 

Kamu bisa mulai dari penggunaan invoice dalam bertransaksi. Beralih dari invoice manual yang harus ditulis tangan ke Invoice Digital. 

Proses pembuatan sudah otomatis dan pengiriman tagihan ke pelanggan bisa lebih cepat. Dengan begitu pelanggan juga dapat segera menyelesaikan pembayaran.

Kamu bisa menggunakan Invoice Digital dari Sahabat Bisnis. UMKM milikmu dapat berjalan lebih efisien dan tagihan masuk juga tagihan keluar akan terdokumentasi dengan rapi.

Gunakan Invoice Digital dari Sahabat Bisnis dan nikmati kemudahan mengelola tagihan. Coba gratis fitur invoice di Sahabat Bisnis untuk buktikan langsung kemudahannya.

umkm
spot_img

Latest articles

Explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here